Yogyakarta – Perayaan malam pergantian tahun 2026 di Kota Yogyakarta menyisakan tumpukan sampah yang cukup signifikan. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mencatat volume sampah mencapai 30 ton yang tersebar di berbagai titik keramaian.
Lonjakan sampah ini didominasi oleh limbah rumah tangga, bungkus makanan, dan sisa perayaan dari wisatawan serta warga lokal. Beberapa area yang menjadi fokus utama pembersihan antara lain:
– Kawasan Malioboro
– Titik Nol Kilometer
– Tugu Yogyakarta
Aksi Cepat DLH Kota Yogyakarta
Untuk mengembalikan kebersihan dan kenyamanan kota dalam waktu singkat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta bergerak cepat dengan mengerahkan kekuatan penuh:
1. Personel: Sebanyak 175 petugas kebersihan dikerahkan sejak dini hari untuk menyisir jalanan protokol.
2. Armada: Berbagai armada pengangkut sampah dioperasikan secara intensif agar sampah tidak menumpuk terlalu lama di pinggir jalan.
3. Target: Pemkot menargetkan kawasan utama wisata sudah bersih kembali pada pagi hari tanggal 1 Januari, demi menyambut wisatawan yang masih menghabiskan masa liburan di Yogyakarta.
Meski volume sampah mencapai puluhan ton, koordinasi yang dilakukan tahun ini dinilai lebih antisipatif untuk mencegah terjadinya penumpukan yang mengganggu estetika kota. (Yud)
