Kulon Progo – Provinsi Jawa Tengah menegaskan dominasinya di dunia arung jeram nasional setelah keluar sebagai Juara Umum Arung Progo Festival ke-3 tahun 2025. Tim Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Jawa Tengah sukses dinobatkan sebagai Best of The Best, sekaligus berhak membawa pulang Piala Raja yang diserahkan langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Ajang bergengsi yang berlangsung selama empat hari di Sungai Progo, Yogyakarta, resmi ditutup pada Minggu (23/11) oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko. Tahun ini, sebanyak 240 atlet dari lima provinsi se-Jawa turun berlaga, menjadikan Arung Progo Festival sebagai salah satu kompetisi arung jeram terbesar di kawasan selatan Jawa.
Pemerintah Kulon Progo Komit Dukung Event Sport Tourism
Dalam sambutan penutupan, Wakil Bupati Ambar Purwoko menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung penyelenggaraan festival ini.
Ia menilai Arung Progo Festival bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga momentum penting untuk mempromosikan wisata air serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat di sekitar jalur sungai.
“Event olahraga air seperti ini terbukti memberi dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar. Kami berharap jumlah peserta bisa semakin meluas di tahun mendatang,” ujarnya.
FAJI Targetkan Level Internasional: Progo Menuju “River World”
Ketua Umum FAJI Yogyakarta, Agus Basuki Langgeng, menyampaikan ambisi besar untuk membawa festival ini naik kelas.
“Kami ingin menjadikan Arung Progo Festival sebagai kejuaraan internasional, sekaligus memperkenalkan Sungai Progo sebagai ‘River World’ bagi sport tourism,” tegasnya.
Dorongan ini dinilai realistis mengingat karakter Sungai Progo yang memiliki arus kuat, jeram teknis, dan bentang alam yang mendukung standar kompetisi internasional.
Pertandingan Memanas, River Rescue Challenge Jadi Sorotan
Berbagai nomor dipertandingkan, mulai dari Sprint, Head to Head, Down River Race, River Rescue Challenge, Kayak, hingga River Board.
Salah satu yang paling menyedot perhatian adalah River Rescue Challenge, kategori baru yang langsung menjadi ujian berat bagi para peserta yang mayoritas berasal dari tim SAR.
Di nomor ini, kemampuan manuver, pertolongan cepat, hingga teknik evakuasi diuji dalam kondisi arus Progo yang terkenal liar. Beberapa peserta bahkan harus dievakuasi oleh tim SAR karena tidak sanggup melawan derasnya aliran sungai.
Daftar Juara Lengkap Arung Progo Festival 2025
Kategori National Man (10 Besar)
- Nyambik Elo
- FAJI Kota Magelang
- ASP
- FAJI Jawa Tengah
- Caldera
- FAJI DKI Jakarta 2
- Alamanda
- FAJI DKI 1
- —
- PRSP Jawa Barat
Kategori National Woman (5 Besar)
- FAJI Jawa Tengah
- ASP
- FAJI Magelang A
- Woman Surabaya
- FAJI Magelang B
Kategori Regional Man (10 Besar)
- Pacrafting Canden
- Madawirna
- MPA Trigasana
- FAJI Bantul Man
- Cumi Cumi SAR DIY
- SAR DIY Bantul 2
- Kokam SAR Bantul
- Sansel
- Ubur Ubur SAR DIY
- Arus Pendek
Kategori Regional Woman
- FAJI Bantul
- Madawirna
- KP Woman
Kategori Kayak Man (10 Besar)
- Agung Gunawan
- M. Ramadan Rudiana
- Popsi Bandung
- Kano
- Ahmad Yukie
- Kayak Klasik
- M. Sultan Rafa
- Ichal
Kategori Kayak Woman
- Dita Marfuah
- Noor Khasanah
- Rahma
Kategori River Board Open (5 Besar)
- Sandi Usama
- M. Ramadan
- Bima Akbar
- Arya Putra
- Aisha Amelia
Hasil River Rescue Challenge
Regional Woman
- Madawirna
- FAJI Bantul
- Kulon Progo
Regional Man
- Pacrafting Canden
- FAJI Bantul
- MPA Trigasana
National Woman
- FAJI Jawa Tengah
- ASP
- FAJI Kabupaten Magelang
National Man
- Nyambik Elo
- FAJI Kota Magelang
- ASP
Dengan prestasi merata di berbagai kategori, Jawa Tengah menutup Arung Progo Festival 2025 dengan dominasi penuh. Festival ini kembali menegaskan posisi Sungai Progo sebagai salah satu arena arung jeram terbaik di Indonesia, sekaligus membuka peluang lebih besar untuk menjadikannya destinasi sport tourism kelas dunia. (Yud)
